Curse (Prolog)

Title : Curse (Prolog)

Author : Catharina Griselda

Facebook / Twitter : Catharina Griselda / @almighty_rina

Genre : AU, angst, historical, yaoi

Rating : PG-13

Main Cast : Kim Jae Joong (JYJ)

Jung Yun Ho (TVXQ)

Note : Cerita pertamaku tentang historical yang bersambung, jadi maaf kalau ada sesuatu di dalam ceritanya yang tidak berkenan. Author juga akan memastikan bahwa akhir dari fanfic ini happy ending karena mengingat teman author yang selalu protes mengenai fanfic author yang lain yang katanya sad ending.

Jika ada keluhan atau apapun, kontak author via Twitter (@almighty_rina) atau Facebook (Catharina Griselda). Bisa juga lewat Line dengan id @gipsy_wizard.

Jangan jadi silent readers ya!!! Selamat membaca!!!!

Hari yang begitu membahagiakan bagi keluarga menteri Han, sang menteri keuangan negara. Anak kedua mereka akan segera lahir dan Soo Kyung, putri sang menteri yang baru berusia 8 tahun, terlihat sangat antusias menantikan kelahiran adiknya, di dalam kamar ibunya.

Menteri Han tidak bisa berhenti mondar-mandir di depan kamar istrinya, dengan wajah tegang. Ia baru berhenti setelah terdengar suara tangisan bayi dari dalam.

Bibi Im, kepala pelayan keluarga Han, tiba-tiba keluar untuk menyampaikan kabar gembira bagi menteri Han sendiri.

“Bagaimana? Bagaimana?” Tanya menteri Han, antusias juga sedikit cemas. Ia benar-benar menginginkan ank laki-laki untuk meneruskan keluarga Han.

“Selamat, tuan besar. Anda mendapatkan seorang putra!”

_Curse_

“Istriku… nama apa yang hendak kau berikan untuk putra kita?” Tanya menteri Han, duduk di sebelah istrinya yang sedang berbaring sambil menyusui putranya.

“Bagaimana kalau Joon Kyung?” Tanya Soo Kyung tiba-tiba, yang justru malah mengundang tawa dari kedua orang tuanya.

“Jae Joong… aku ingin menamainya Jae Joong.” Jawab Nyonya Han, lemah.

Begitu nama untuk bayi itu diputuskan, tiba-tiba Bibi Im meminta izin untuk masuk dan menemui menteri Han. Tanpa pikir panjang, menteri Han langsung mengijinkannya.

“Seorang shaman tua datang… hendak menemui Anda, tuan…”

“Shaman?” Tanya menteri Han, tidak percaya.

Tetapi menteri Han tetap memutuskan untuk menemui shaman tersebut yang sudah menunggu di ruangannya. Rupanya shaman yang dimaksud adalah shaman kepala kuil Yogdo, kuil istana.

Menteri Han benar-benar terkejut dengan kedatangan shaman Lon See ke tempatnya secara pribadi. ”Shaman Lon See… apa yang membuat Anda sampai datang ke tempat hina ini?”

“Putramu dan seluruh keluargamu akan terbunuh… lakukan persiapan untuk mengamankan diri,” ucap shaman Lon See, tegas.

“Dibunuh?”

“Perdana menteri Jung akan melakukan pemberontakan…”

“Omong kosong!” sela menteri Han, marah besar.

Mernteri Han langsung berdiri dan mengambil pedang yang berada di sampingnya. Tanpa sungkan, menteri Han menghunuskan pedangnya ke leher shaman Lon See.

“Aku memang menghargaimu… tapi sekarang Anda benar-benar sudah keterlaluan!”

Tanpa rasa takut, shaman Lon See ikut berdiri dengan pedang yang masih setia mengancam lehernya. “Aku memang hanya pria tua yang kadang ngawur… tapi 7 tahun lagi, kau akan menyesal.”

“Apa maksud Anda?” Perlahan, menteri Han menurunkan pedangnya.

“Putramu terlahir dengan kutukan untuk dicintai tanpa kebahagiaan. Identitasnya harus disembunyikan dan hanya Gisaeng Choi… yang bisa menyelamatkannya.” Menteri Han tidak bisa menahan mulutnya untuk tidak menganga.

“Ingat itu baik-baik… hanya Gisaeng Choi yang bisa menyelamatkan putramu… dan ia tidak boleh kembali lagi…”

Lalu shaman Lon See langsung pergi, hanya menyisakan kebingungan bagi menteri Han.

To Be Continued

Gi mana?? Lanjut? Penasaran?

Jangan lupa comment ya… biar aku juga jadi tau kalian inginnya alur ceritanya berjalan ke arah mana….

One thought on “Curse (Prolog)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s