The Forgotten One Part 6 (Half)

Title : The Forgotten One (Part 6)

Author : Catharina Griselda

Facebook / Twitter : Catharina Griselda / @almighty_rina

Genre : AU, romance, marriage life, sad

Rating : PG-13

Main Cast : Kim Jeon Myeon (Suho EXO-K), Hwang Seul Mi (OC), No Min Woo (ex – TRAX)

Support Cast : Choi Seung Hyun (T.O.P BigBang), Wu Yi Fan (Kris), Xi Lu Han (Luhan EXO-M), Kim Jong In (Kai EXO-K), Park Chan Yeol (Chanyeol EXO-K), Byun Baek Hyun (Baekhyun EXO-K), Oh Se Hun (Sehun EXO-K), Jo Young Min (Youngmin Boyfriend) & Jo Kwang Min (Kwangmin Boyfriend)

Note : Cerita pertamaku tentang marriage life, jadi maaf kalau ada sesuatu di dalam ceritanya yang tidak berkenan. Author juga akan memastikan bahwa akhir dari fanfic ini happy ending karena mengingat teman author yang selalu protes mengenai fanfic author yang lain yang katanya sad ending.

Jika ada keluhan atau apapun, kontak author via Twitter (@almighty_rina) atau Facebook (Catharina Griselda).

Fanfic ini juga akan dipost di wp pribadiku https://kloversfamilies.wordpress.com

Jangan jadi silent readers ya!!!

 

Jeon Myeon benar-benar merasa kesulitan untuk belajar saat ini. Yi Fan begitu mempersulit hidupnya dengan masalah Xiao Ge, juga pertemuannya dengan Seul Mi Eomma dan Seung Hyun akan masalah Seul Mi. Dan hebatnya adalah tidak ada satupun dari kedua masalah itu yang dapat dimengerti oleh Jeon Myeon. Sudah seminggu berlalu sejak keduanya menghampirinya.

Ujian masuk universitas akan diadakan 3 minggu setelah kelulusan dan SNU memberlakukan saringan masuk yang sangat ketat. Dengan banyaknya prestasi di belakang namanya, mungkin saja ujian masuk hanya sekadar formalitas saja baginya, tapi bagaimana jika tidak? Jeon Myeon hanya bisa termenung di ruang OSIS.

Tiba-tiba suara ketukan dari arah pintu, berhasil menyadarkan Jeon Myeon. Aneh… untuk apa seorang Kim Seul Mi mencarinya? Atau mungkin ia mencari orang lain? Hyo Rin mungkin atau Teresa?

“Oh… Jeon Myeon sunbae,” ucap Seul Mi, kaku. Ia mencengkram erat sebuah bungkusan besar di tangan kanannya, berdiri di samping pintu.

“Teresa berada di luar sekolah sementara Hyo Rin mengatur pentas akhir tahun. Mereka tidak ada di sini.” Jeon Myeon menatap datar ke arah Seul Mi yang sama sekali tidak bergeming. “Jadi… tidak pergi?” sambung Jeon Myeon, bingung.

“Sebenarnya… aku mencarimu, sunbae.” Seul Mi memberanikan dirinya untuk maju 3 langkah. Masih sangat jauh dari meja Jeon Myeon yang hanya bisa menatapnya dalam bingung.

“Ini….” Seul Mi mengangkat bungkusan yang dibawanya. “Aku membuatkan makan siang untuk sunbae.” Jeon Myeon tersenyum tipis mendengar ucapan Seul Mi. Gadis ini sungguh menggemaskan, batinnya. Jadi terpikir untuk sedikit menjahilinya.

“Apa itu sogokan untuk pulang?”

“Maksud sunbae?” Jujur, Seul Mi benar-benar kebingungan.

“Pulang ke apartemen kita, bunny.” Seul Mi bergidik mendengar kata bunny yang diucapkan Jeon Myeon di akhir kalimatnya. Bunny adalah panggilan sayang yang dulu pernah dikenalnya. Tapi entah kapan?

Jawaban Jeon Myeon akhirnya menyadarkan Seul Mi. Apalagi kerlingan matanya yang begitu jahil. Seul Mi seperti sedang memohon untuk kembali bersama dengan Jeon Myeon saat ini. Benar-benar pikiran yang menyebalkan, batin Seul Mi.

“Jangan mimpi, Jeon Myeon-ssi.” Seul Mi melangkah secepat kilat ke arah meja panjang yang berada di tengah ruangan. Meletakkan bungkusannya dengan sedikit kasar lalu bergegas pergi. Ia bahkan sempat hampir bertabrakan dengan Se Hun yang hendak masuk.

“Ada apa dengannya, Hyung?” tanya Se Hun, masih berdiri dalam kebingungan di ambang pintu.

“Entahlah.” Jawab Jeon Myeon sambil menghampiri kotak bekal yang menantinya. Ia sangat antusias untuk segera mengetahui isinya. Rasa antusias Jeon Myeon, mengundang Se Hun untuk ikut mencaritahu.

Kotak bekal teratas berisi nasi yang masih hangat juga telur gulung. Kotak di bawahnya berisi salad kentang sementara kotak terakhir berisi peach kering. Dahi Jeon Myeon langsung berkerut melihat kotak yang terakhir.

“Ada apa?” tanya Se Hun, penasaran. Bukankah peach kering itu sangat nikmat?

“Aku alergi.” Jawab Jeon Myeon, datar.

“Kesukaan Young Min.” gumam Se Hun, tiba-tiba.

“Mwo?!” Terselip nada tidak suka dalam suara Jeon Myeon.

“Young Min kelas XI B, Dongsaeng Pak No.”

 

_The Forgotten One_

 

Ok… hari ini kelakuan Xiao Ge memang sangat aneh sekali. Sudah sejak 30 menit yang lalu Xiao Ge mengajak Seul Mi untuk berbicara di atap gedung sekolah utama dan belum ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Xiao Ge. Waktu jam makan siang tinggal 10 menit lagi… ayolah bicaralah…

“Yi fan mengajakku pergi ke Kanada setelah kelulusannya nanti.” Seul Mi memandang dengan tatapan aneh ke arah Xiao Ge. Bicara apa dia? Xiao Ge dan Yi Fan? Sejak kapan mereka berhubungan?

“Bukankah kau… Lu Han? Yi Fan yang bersama dengan Lu Han, bukan?” Xiao Ge langsung mengangguk padahal pertanyaan Seul Mi tidak begitu jelas. “Bagaimana bisa?”

Xiao Ge tidak langsung menjawab pertanyaan Seul Mi untuk yang satu ini. Antara bingung dan takut, yang pasti Seul Mi tidak boleh tau jawabannya. Gadis itu sudah tau lebih dibandingkan Teresa dan Hyo Rin. Mereka tidak tau apa-apa sementara Seul Mi tau akan keberangkatannya.

Tiba-tiba Xiao Ge menggenggam erat-erat kedua tangan Seul Mi. Memberikan tatapan memohon. “Hwang Seul Mi, tolong rahasiakan hal ini dari Teresa maupun Hyo Rin. Mereka tidak boleh tau apapun hingga aku dan Yi Fan tidak berada di Korea lagi.

“Kau bahkan tidak memanggilnya sunbae atau gege… sedekat itu hubungan kalian?” tanya Seul Mi, sinis.

Seperti biasanya, Xiao Ge akan mulai memainkan jari-jarinya ketika gugup. Apa pertanyaan itu begitu sulit? Jika memang Xiao Ge menusuk Lu Han dari belakang, lalu apa sulitnya pertanyaan itu? Rasionalitas Xiao Ge pasti sudah hilang saat ini.

“Chen Xiao Ge… apa pertanyaan itu begitu sulit?” Sekali lagi nada sinis itu keluar dari mulut Seul Mi. Ia sudah tidak tahan dengan kebisuan Xiao Ge, jadi ia langsung pergi begitu saja tanpa jawaban pasti dari Xiao Ge. Biarlah waktu yang menjawabnya.

Seul Mi berjalan tergesa-gesa setelah turun dari atap sekolah. Kepalanya tertunduk ke bawah dan pandangannya kabur karena air mata. Bukan karena Xiao Ge menusuk Lu Han dari belakang, Seul Mi sampai seperti ini. Lebih tepatnya perasaan marah, kecewa, dan sedih, datang karena Seul Mi tidak siap untuk berpisah dari sahabatnya sejak masuk SMA. Tidak… ini benar-benar belum waktunya.

Tanpa sadar ada Pak No yang berdiri di hadapannya, Seul Mi terus berjalan dan pada akhirnya menabrak Pak No hingga seluruh buku tugas yang dibawanya berserakan ke lantai. “Pak No…,” ucap Seul Mi, kaget.

“Apa yang kau lakukan? Tidak akan memungut buku-buku itu?”

Seul Mi sadar akan keerobohannya dan langsung berjongkok untuk memungut buku-buku yang berserakan di lantai. Pak No juga ikut berjongkok dan memungut buku-buku di sekitarnya. Hingga buku terakhir dan kedua tangan mereka tak sengaja saling bersentuhan karena menginginkan buku yang sama. Seul Mi akhirnya yang menarik tangannya lebih dahulu. Rasa canggung langsung menyelimuti mereka, bersamaan dengan bel tanda masuk yang bergema di sepanjang lorong tempat mereka berada.

“Kurasa… kau harus segera kembali ke kelas, Hwang Seul Mi.”

Ucapan Pak No membuat Seul Mi sadar sekertika. Ia cepat-cepat berdiri lalu pergi begitu saja tanpa meminta maaf terlebih dahulu.

Tanpa Seul Mi sadari, ketika Pak No menyebut nama lengkapnya, suaranya terdengar sinis. Entah mengapa, tapi yang jelas terdengar dendam di sana.

Tatapan kedua mata Pak No, sama sekali tidak meninggalkan Seul Mi hingga punggungnya menghilang di ujung lorong. Lalu ia tersenyum sedikit dan melanjutkan pergi ke arah yang lain.

 

_The Forgotten One_

 

To Be Continued

Sama seperti part 6, part 7, dan part 8 pun akan diprotect

Bukan karena ada konten tidak mengenakkan, author protect karena ingin tau berapa banyak sih yang nungguin cerita ini

Jika kalian ingin pass nya, bisa langsung follow @almighty_rina dan mention alamat email kalian ke sana

Gomawo

 

 

 

9 thoughts on “The Forgotten One Part 6 (Half)

  1. Pak No itu yg memiliki alter ego~ Ouh sereem😦
    Ini ff genre married life pertama kamu? Trs bakalan dibuat happy ending? Asiiiik! :))
    Getting Married Because of Debt jg dibuat happy ending yaa hihi

    Sippo…. Keep writing n fighting!! ^^
    Ditunggu kelanjutannya ya😉
    Bisa minta pw nya lewat email, email kamu namanya apa?🙂

  2. jd makin complicated..mslh kris-xiao ge, pak no, seul mi-joonmyun..n luhan yg patah hati..tp makin seru..
    Chingu boleh minta pw part selanjutny g? Coz aku lupa pw twitter n udh g pake itu lg..gomawo..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s