Please,I Still Love You (Part 4)

 Please,I Still Love You ( Part 4 )

Nama : Catharina Griselda

Judul Cerita : Please,I Still Love You

Main Cast : Mizuki Hasegawa (Fic)

                    Lee Joon Gi

                    Choi Siwon (Super Junior)

Suport Cast : Jung Yuri

                      Lee Taemin (SHINee)

                      Lee Soo Hyuk

Genre : Teen

Rating : Romance,Sad

Length : Chapter

Note : Ini ff pertamaku yang chapter.Maaf klo ada salah ketik alias typo ya!!!!Kalau ada keluhan,langsung aja ngeluh di Twitter ku ya,namanya @almighty_rina.Part yang mengandung kekerasan,tdk akan dipublish di sini,tapi dipublish di blog resmi aku yaitu https://kloversfamilies.wordpress.com

Gomawo!!!!!

Lee Joon Gi’s Pov

“Apa benar Mizuki meningalkanmu setelah apa yang kau korbankan,Hyung?”tanya sahabat baikku yang juga bekerja sebagai pelindungku.Pelindung yang pernah dilindungi Appa.Kami tumbuh bersama dan awalnya ia diperlakukan lebih keras oleh Appa agar bisa melindungiku kelak.Dan sekarang,jadilah aku yang lemah dan dia yang kuat.”Apa hyung ingin aku melakukan sesuatu?Merebut Mizuki kembali?”

Aku hanya menggeleng lemah sambil memegangi botol bir dingin yang sudah entah ke berapa.Ruang kerjaku menjadi seperti bar setelah kurang lebih 2 hari yang lalu Mizuki tidak pulang setelah acara ulang tahun perusahaanku.Mizuki sepertinya sudah bahagia dengan namja brengsek yang menciumnya di lobby waktu itu.Yuri juga hilang bersamaan dengan kepergian Mizuki.Terdengar aneh memang.

“Aku akan melakukan sesuatu jika kau memang tidak ingin bergerak.Akan kupastikan keadaan,sekarang juga.”

Soo Hyuk segera membalikkan tubuhnya tanpa permisi terlebih dahulu kepadaku.Ia pasti berniat untuk menyusul Mizuki yang dianggapnya sebagai Kakak iparnya sendiri.Sebelum berbuat hal bodoh,lebih baik kutahan dulu dia.

“Jangan sekarang,Soo-ah.Jangan buat keonaran,kepalaku hampir pecah karena hal ini dan sekarang….”

“Berhenti melarangku menyelamatkanmu,Hyung.”ucapnya ketus lalu keluar begitu saja dari ruang kerjaku yang seperti kapal pecah.

Lee Soo Hyuk’s Pov

Aku tahu,namja yang merebut Zuki Noona adalah anak orang terpandang dan data semua namja itu telah kudapatkan.Sekarang aku sedang berdiri di depan pintu apartemennya.Kutekan bel apartemennya beberapa kali,tetapi tidak kunjung ada yang menjawab.Kutekan semakin tidak sabar tetapi hasilnya tetap nihil.

“Ajeossi,hentikan itu.”ucap seseorang.Suaranya terdengar familiar,tapi aku lupa siapa yang memiliki suara seperti itu.Yang pasti nada bicaranya seperti mengancamku sehingga cepat-cepat kupegang pistolku yang menggantung di pinggangku,di balik jas hitamku.

“Tak perlu setegang itu,Ajeossi.Bagaimana bisa kau melupakan aku?”

Maka akhirnya aku menengok ke asal suara yang berada di sebelah kiriku.Kutemukan Lee Taemin,namja berwajah imut yang mendekat ke arahku.Ia berjalan dengan santainya,dibalut jaket sepaha warna abu-abu.Kedua tangannya ia masukkan ke dalam saku jaketnya.Orang yang aneh di saat musim panas seperti ini.

“Lupa,Ajeossi?”Meremehkanku rupanya.Aku hanya membalasnya dengan seulas senyuman penuh arti.

“Tentu saja tidak,Lee Taemin.Bagaimana mungkin aku melupakanmu?”balasku begitu ia berada tepat di hadapanku.Sekilas aku melihat ke arah kantongnya,penasaran dengan apa yang berada di baliknya hingga dijaganya terus.”Waktu itu usiamu 15 tahun,bukan?Bagaimana luka di lenganmu?Sudah sembuh?”

Taemin hanya tersenyum sinis,menjawab pertanyaanku.Tapi aku tidak bisa terus mengulur waktuku di sini.Aku harus cepat menemukan Zuki Noona dan membawanya pulang.

“Apa urusanmu kemari?Kau tahu apartemen ini milik siapa?”

“Choi Siwon,orang brengsek yang merebut Zuki Noona.Ne,aku tahu sekali.”Taemin hanya tersenyum mendengar jawabanku.Aku cukup kesal dengan caranya tersenyum,sangat meremehkan.

“Yuri Noona mencarimu,ada hal penting yang ingin dibicarakannya denganmu.”Sekali lagi ia tersenyum.Sebenarnya ingin apa orang ini.

“Jadi hanya itu?”Taemin hanya mengangguk.”Baiklah,di mana Yuri ingin menemuiku?”

Jung Yuri’s Pov

Aku menunggu sudah 15 menit lamanya dan orang itu tak kunjung datang.Udara benar-benar panas sekali dan peluh dengan derasnya membasahi gaun katun tipis yang kugunakan.

“Sudah lama menunggu,Noona?”

Aku menoleh ke belakang dan menemukan seorang namja yang sangat kukenal.Namja kurus,berperawakan tinggi,dan cantik,itulah Lee Soo Hyuk.

“Jangan mengatakan hal tidak pantas seperti itu kepadaku.Aku bukan siapa-siapamu.”

“Jangan sombong seperti itu.Kau jarang juga bertemu denganku,bukan begitu,Noona?”balasnya dengan suara bass-nya yang sangat kukenal.”Lee Taemin menyuruhku kemari,katanya ada hal penting yang ingin kau katakan padaku.”

“Berhenti mengikuti Lee Joon Gi.Kau tahu sendiri siapa yang membunuh Margareth.”ucapku ketus.Sama sekali tidak melihat perubahan di wajah dinginnya ketika aku mengucapkan nama Margareth.Apakah semudah itu baginya untuk lupa?”Aku tidak ingin melukaimu.Aku tidak ingin kita berkelahi untuk urusan yang tidak perlu.”

“Urus saja urusan Noona dan aku mengurus urusanku sendiri,OK?”Lalu Soo Hyuk membalikkan tubuhnya,hendak pergi tapi secepat kilat kucengkram pergelangan tangannya.Ucapanku belum selesai.”Sekarang apa lagi,Noona?”Ia menghempaskan tanganku keras lalu pergi dari taman begitu saja.

“JOON GI PEMBUNUH MARGARETH!”teriakku,berhasil menghentikan kepergiannya.Malah ia berbalik dan kembali ke hadapanku.Tapi ia malah menahan kedua lenganku dan mendorongku ke pohon rimbun di belakang tempatku berdiri.Ia mendekatkan wajahnya ke telingaku sementara aku tidak melawan kekurang ajarannya.

“Aku tahu itu.Aku tahu apa yang Joon Gi Hyung lakukan dan aku juga tahu apa yang Noona lakukan,jadi sampai matipun,aku akan tetap memihaknya.Bagiku,Joon Gi Hyung adalah satu-satunya keluargaku yang tersisa,jadi tolong pergilah dan berhenti mengganggunya.”bisiknya lalu melepaskanku.Aku tidak tahan dengan ucapannya,jadi kutampar dia cukup keras di pipi kanannya.Tapi ia malah tersenyum kepadaku.

“Aku akan menebus kesalahan Noona.Saat aku mati nanti,aku harap Noona berada di sana,malahan aku berencana untuk mati di tangan Noona.”

“Jangan bicara yang tidak-tidak!”bentakku,kesal.Tapi sekali lagi ia malah tersenyum.

“Aku serius,sampai jumpa di kematianku,Noona.”Lalu ia pergi,pergi begitu saja sambil mengayunkan tangannya pelan seperti saat ia kecil dulu.

Flashback

“Appa,aku akan dibawa ke mana?”tanya Soo Hyuk penasaran kepada Abeojinya di dalam lift.Tapi Abeojinya sama sekali tidak menjawab,aku juga tidak begitu memperhatikannya padahal berdiri di sebelahnya.Sengaja kupasang wajah sedingin mungkin dan sibuk melihat kuku-kuku lentikku.

Pintu lift akhirnya terbuka di lantai ke-7.Lantai ini berbeda dengan lantai-lantai sebelumnya.Di lantai ini,pegawai yang ada hanya seorang yeoja yang duduk di meja kerjanya sambil sibuk dengan teleponnya.Dari penampilannya,sepertinya yeoja itu seorang sekretaris.Di belakang mejanya terdapat lorong panjang,entah ke mana.

Aku duduk di salah satu sofa empuk berwarna hitam,bersebelahan dengan Soo Hyuk.Abeoji memilih untuk bertanya kepada yeoja di balik meja meskipun tidak ada tanggapan sama sekali.

“Noona,untuk apa kita ke sini?”Aku hanya menatap sinis kepadanya yang 3 tahun di bawahku.Tapi sama sekali tidak kujawab pertanyaannya.Jujur aku sangat tidak kuat.

“Soo-ah,ayo ikut Appa.”panggil Appa kepada Soo Hyuk.Mereka pun pergi saling bergandengan tangan melewati lorong yang berada di belakang si yeoja aneh.

Flashback End

Punggungnya yang waktu itu terlihat masih sangat kecil adalah satu-satunya ingatan terakhirku dengannya.Ulang tahun ke-9 nya,aku sudah tidak bertemu lagi dengannya dan memulai hidup baru di keluarga yang lain.Kami bertiga berpisah karena bangkrutnya Appa.Eommeoni dan Abeoji memilih untuk hidup hanya dengan Margareth.Nuidongsaengku sekaligus anak termuda di rumah.

Mizuki’s Pov

“Aku sudah mengatur perceraianku.Hanya tinggal menunggu keputusan Oppa saja.”ucapku kepada Siwon yang sedang sibuk tidur-tiduran di ranjangnya.Ya,dengan bodohnya aku sekarang sedang singgah di apartemennya.Aku merasa seperti wanita murahan yang dengan mudahnya ia panggil kapanpun ia ingin bertemu denganku.Bodoh,dari dulu ia juga tidak pernah tulus padaku.Benar-benar bodoh.

“Jangan panggil dia Oppa lagi atau aku akan menghancurkannya sekaligus.”gertak Siwon,masih sibuk dengan tidur-tidurannya.

“Kau tidak boleh melakukan itu.Aku sudah melakukan yang kau inginkan.”ucapku marah tapi berusaha setenang mungkin.Aku takut ia akan melukai Oppa.

“Mulai besok,pindahlah ke apartemenku.Tidak baik bagi seorang yeoja lemah sepertimu untuk tinggal sendiri.”Aku benar-benar kesal mengatakannya mengucapkan hal seperti itu.Dia pikir aku ini apa sampai seenaknya tinggal bersama dengannya tanpa ikatan yang jelas.Ke mana perginya Choi Siwon yang pernah kucintai dan kuhargai?”Kenapa kau tidak menjawabku?Apa kau tidak dengar?”

Cukup,aku benar-benar kesal dengan ocehan tidak jelasnya selama 2 jam di apartemennya.Di kamarnya aku berdiri di dekat pintu dan ia malah memperlakukanku seperti ini.Benar-benar.

“Cukup!Aku tidak mau pindah ke sini dan aku akan tetap memanggil presdir Lee Oppa selama ia belum menandatangani surat perceraian itu.Aku pergi.”Aku cepat-cepat berbalik dan menarik pintu,hendak pergi.Tapi Siwon dengan mudahnya mencegah kepergianku.Secepat kilat ia sudah berada di belakangku dan memelukku erat.Meletakkan dagunya di bahuku.Dapat kurasakan napasnya yang berat.

Choi Siwon’s Pov

“Bagaimana kau bisa sedingin itu,chagi?Kenapa kau tidak menanyakan apa saja yang kualami selama kepergianmu dan apa saja yang sudah kulakukan demi bisa bersama denganmu?”tanyaku dengan sedihnya.Aku benar-benar mengesampingkan harga diriku hanya untuk mendapatkan Mizuki kembali,aku benar-benar sudah tidak peduli jika ia tidak bisa menghargaiku lagi.Asalkan ia berada di sampingku,aku sudah cukup senang.

“Lepas!”bentaknya.Ia benar-benar seperti tidak berperasaan.

“Kumohon,jika kau tidak ingin bertanya,setidaknya dengarkanlah ceritaku.”Mizuki melepaskan kedua tanganku yang melingkari tubuhnya lalu tiba-tiba ia berbalik dengan wajah penuh kemarahan.

PLAK!!!

Ia menamparku.Mizuki menamparku dengan air matanya yang bercucuran.

“Berhentilah menjadi orang brengsek dan egois,Choi Siwon!Kau juga tidak tahu berapa banyak yang sudah dikorbankan Oppa untukku.”ucapnya sambil menangis.Aku hanya bisa memberikan tatapan sendu kepadanya.”Oppa mau menikahi yeoja cacat sepertiku dan meninggalkan yeojachingu yang sangat dicintainya.Ia bahkan rela dicap sebagai orang jahat demi diriku.”

Aku hanya diam mematung mendengarkannya.Aku tidak mengerti apa yang dibicarakannya selama ini.Apa maksudnya dengan cacat?

“Kau pasti tidak mengerti dengan kata cacat yang kulontarkan,bukan?”tanyanya,seperti bisa membaca pikiranku.”Aku tidak akan pernah bisa hamil,Choi Siwon.Berapa kalipun aku mencobanya,aku tidak akan bisa.Rahimku sudah diangkat dan Oppa merasa bertanggung jawab karenanya.”

“Apa maksudmu?Aku tidak mengerti.”jawabku.Akhirnya suaraku bisa keluar juga.

Jung Yuri’s Pov

Sudah waktunya,seperti arahan tuan muda,jika Lee Joon Gi tidak mau melepaskan istrinya,maka aku akan membunuhnya.Sudah saatnya untuk membalas dendam padanya.Darah dibalas darah,nyawa dibalas nyawa.Itulah yang kumaksud.Malam ini kau tidak akan selamat,Lee Joon Gi!

Lee Joon Gi’s Pov

“Aku akan keluar sebentar.Kau yakin tidak mau ikut?”tanyaku kepada Soo Hyuk.Entah mengapa ia tidak mau pergi denganku.Sepertinya juga ia sakit karena ia jadi lebih diam dari biasanya.

“Kalau ada apa-apa,kau ada nomorku,kan?”Soo Hyuk hanya mengangguk sambil tersenyum lalu kembali sibuk dengan laptopnya.Sepertinya ia sedang mulai mengarang lagi mengenai novel misteri terbarunya.”Kalau begitu,aku pergi ya.”Lalu aku keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga satu per satu.Rumah terasa lebih sepi setelah Mizuki pergi.Hari ini,aku berniat menyerahkan surat cerai yang sudah kutandatangani kepada pengacara Park.Aku tidak mau lewat fax.Aku merasa tidak gentle jika harus seperti itu.Bagaimanapun juga aku adalah seorang namja yang harus kuat dengan keadaan seperti ini.

“Joon-ah…..tidak bisakah kau membawa Mizuki kembali,tidak bisakah?”tanya Eomma,seperti memelas.Tapi aku hanya bisa memberikannya gelengan lemah.Hanya itu saja yang bisa kuberikan.Aku tahu Eomma pasti sama terpukulnya sepertiku.Tapi Eomma pasti mencoba untuk bersabar selama ini,demi menenangkanku.

“Kalau begitu aku pergi dulu,Eomma.”Eomma hanya menggangguk sambil tersenyum lalu aku segera pergi keluar dari rumah di mana sebuah mobil sedan warna putih sudah menungguku di halaman.

Lee Soo Hyuk’s Pov

“Eomma,tidurlah dulu.Biar aku yang menunggu Hyung pulang.”ucapku yang menemukannya daritadi hanya berdiri di depan pintu.Menunggu putra kesayangannya pulang.”Biar kuantar ke kamarmu,Eomma.”Lalu sedikit memaksa,aku menuntun Eomma untuk ikut pergi bersamaku.Kamar Eomma berada di lantai bawah,bersebelahan dengan kamar Hyung dan Zuki Noona agar tidak terjadi hal yang aneh-aneh.

“Soo-ah.”panggil Eomma sebelum aku keluar dari kamarnya.Maka aku kembali duduk di sebelah Eomma yang sudah kuselimuti.Aku tidak begitu jelas melihat wajahnya karena lampu kamarnya sudah kumatikan.”Jaga Hyungmu baik-baik jika Eomma tidak ada.”

“Jangan bicara yang tidak-tidak,Eomma.Aku dan Hyung tidak akan bisa hidup jika Eomma tidak ada.Sekarang tidurlah.Besok semuanya akan baik-baik saja.”Lalu aku meninggalkan kamarnya dan menutup pintunya rapat-rapat.Hari ini aku merasa akan ada sesuatu yang tidak baik.Entahlah,apakah ini hanya perasaanku saja atau akan terjadi sesuatu kepadaku.

Sejam berlalu setelah aku meninggalkan kamar Eomma,aku memutuskan untuk duduk diam di ruang tamu.Menunggu Hyung pulang meski sepertinya tidak akan dalam waktu dekat.Aku hanya menunggu dan terus menunggu hingga tiba-tiba seluruh rumah gelap gulita.Sepertinya mati lampu.Aku tidak membawa senter ataupun ponselku sehingga aku terpaksa berjalan dalam kegelapan menuju dapur di mana persediaan lilin berada.

Aku berjongkok di depan salah satu lemari lalu mengorek-ngorek isinya.Dalam kegelapan semuanya terasa sulit.Padahal lilin-lilin itu selalu berada di tempatnya.Kenapa generator tidak menyalakan lampu juga,apakah generatornya rusak?

“Sudah saatnya kau untuk menebus kesalahanmu,Lee Joon Gi!”teriak seseorang dari belakangku.Meskipun aku tidak melihat orang itu,tapi aku tahu bahwa orang itu pasti Noona.Ia pasti merencanakan ini semua.Malam ini adalah malam kematian Hyung,sesuai rencananya.

DOR!!!!!

Jung Yuri’s Pov

Dengan penuh kemenangan,aku menghampiri tubuh namja brengsek yang tergeletak di lantai dapur.Sambil masih memegangi pistolku,aku menyalakan pematikku,menerangi ruangan.Kulihat-lihat,postur tubuh namja yang tergeletak itu sepertinya lebih kurus dari biasanya.Lagipula sejak kapan rambut Lee Joon Gi menjadi coklat menyala seperti itu?

Dengan perasaan cemas,kubalikkan tubuh itu.Tubuh yang terbalut kaos oblong polos warna putih yang sudah ternodai darah karena 2 tembakan di punggungnya.Ternyata pemilik tubuh sekarat itu adalah Lee Soo Hyuk.Wajahnya benar-benar pucat ketika kubalikkan dan ia masih tersenyum kepadaku.

“Noona……Sudah…ku-kubilang,….kan?”

To Be Continued

//

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s