Please,I Still Love You (Part 2)

Please,I Still Love You ( Part 2 )

Nama : Catharina Griselda

Judul Cerita : Please,I Still Love You

Main Cast : Mizuki Hasegawa (Fic)

                    Lee Joon Gi

                    Choi Siwon (Super Junior)

Suport Cast : Jung Yuri

                      Lee Taemin (SHINee)

Genre : Teen

Rating : Romance,Sad

Length : Chapter

Note : Ini ff pertamaku yang chapter.Maaf klo ada salah ketik alias typo ya!!!!Kalau ada keluhan,langsung aja ngeluh di Twitter ku ya,namanya @almighty_rina.Part yang mengandung kekerasan,tdk akan dipublish di sini,tapi dipublish di blog resmi aku yaitu https://kloversfamilies.wordpress.com

Gomawo!!!!!

Joon Gi’s Pov

TOK….TOK….TOK….

“Masuk!”perintahku tanpa sedikitpun mengalihkan perhatianku dari tumpukan kertas laporan yang berserakan di meja kerjaku.

Yuri,sekretaris baruku,masuk ke dalam sambil membawa beberapa lembar map di tangannya.Membungkuk sekilas beberapa langkah di depan meja kerjaku lalu mendekati meja kerjaku dan meletakkan selembar kertas di sana.Syukurlah karena ia tidak meletakkan tumpukan map di tangannya ke atas mejaku.Menambah pekerjaan dengan kejam.

“Daftar tamu yang hendak diundang dalam ulang tahun perusahaan telah keluar,presdir.Beberapa nama ditambahkan berdasarkan permintaan nyonya besar dan nyonya muda.”jelas Yuri.Aku hanya mengangguk kilat lalu segera membaca nama siapa saja yang baru ditambahkan.

“Lee Taemin,siapa dia?”tanyaku,penasaran karena di ulang tahun perusahaan sebelumnya,nama itu tidak pernah ada.

“Sahabat nyonya muda,begitu juga dengan Kim Jonghyun dan Lee Jinki.”

“Lalu bagaimana dengan keluarga Choi yang berada di deretan paling bawah,siapa saja yang diharapkan datang?”tanyaku sambil kembali membaca daftar nama itu dari atas untuk memastikan.

“Nyonya besar mengundang keluarga Choi,tapi siapa saja yang akan datang,saya juga kurang tahu,presdir.”jawab Yuri.Terdengar kebohongan di sela-sela ucapannya.

“Baiklah.Kau boleh pergi sekarang.”perintahku dan Yuri langsung membungkuk lalu pergi keluar.

Aku penasaran dengan keluarga Choi ini.Bagaimana mungkin aku tidak mengenal keluarga yang dianggap penting dalam perusahaan oleh Eomma.Maka akhirnya aku memutuskan untuk menelepon ke rumah,siapa tahu Eomma atau tidak Mizuki ada di rumah.Siapa tahu Mizuki tahu sesuatu.

Mizuki’s Pov

2 minggu setelah kepulanganku ke Korea sudah cukup membuatku mendapatkan nomor pribadi namja paling brengsek yang pernah kutemui dalam hidupku.Sekarang aku sedang menunggu kedatangannya yang sudah terlambat sekitar 10 menit.Bahkan capuccino yang kupesan saja sudah habis setengahnya.

“Sepertinya aku terlambat,mianhae.”Lalu Siwon segera duduk berhadapan denganku.Dapat kulihat ia melirik sekilas ke arah capuccino-ku dan tersenyum.Senyum yang sama seperti 7 tahun yang lalu.”Kau masih menyukai capuccino rupanya.Apakah dingin?”

“Hangat.Oppa menyuruhku meminum yang hangat agar hatiku hangat.”Sekali lagi Siwon tersenyum meski senyumnya jelas-jelas dipaksakan.”Jadi aku ingin langsung ke permasalahan antara aku dan kau……”

“Sebelum itu,ijinkan aku berbicara sesuatu terlebih dahulu.”sela Siwon lebih dulu.Berhasil menghentikan caraku mendominasi pembicaraan.

“Ya,silakan,tuan Choi.”ucapku dengan penekanan.Aku sama sekali tidak ada waktu untuk berlama-lama mengobrol dengannya.

“Kenapa kau berpura-pura tidak mengenalku saat di bandara dan kenapa pemuda cantik itu mengenalkanmu sebagai istrinya?Apa hubungan kalian selama ini ketika kau masih menjadi milik orang lain?”

Milik orang lain?tanyaku dalam hati.Apa maksudmu sebenarnya,tuan Choi!seruku dalam hati.

“Joon Gi Oppa telah menjadi suamiku sejak 5 tahun yang lalu.Lagipula aku juga bukan milik siapa-siapa,jika kau perlu tahu.”Suaraku terdengar seperti orang yang mengamuk saat ini.Sebenarnya aku juga cukup heran dengan cara bicaraku saat ini.

Choi Siwon’s Pov

“Joon Gi Oppa telah menjadi suamiku sejak 5 tahun yang lalu.Lagipula aku juga bukan milik siapa-siapa,jika kau perlu tahu.”

Bukan milik siapa-siapa,lalu aku ini apa?Tidakkah ia tahu bahwa selama 7 tahun ini aku mencarinya?Lagipula apakah ia lupa akan apa yang pernah kita lakukan dulu?

“Kalau begitu aku akan melanjutkan dengan apa yang ingin kukatakan sebelumnya mengenai……”

“Milikku.”selaku sebelum ia mnyelesaikan kalimatnya.”Bukankah kau milikku seorang,Zuki-ah?”

“Kurasa kau salah orang,tuan Choi.Mizuki yang dulu sudah mati dan yang saat ini berhadapan denganmu adalah nyonya Lee.Camkan itu baik-baik.”ucap Mizuki dengan dinginnya.Bagaimana bisa dengan masalah kecil di wisuda 7 tahun yang lalu membuatnya sekejam ini?

“Lalu tidakkah kau ingat saat kita pergi ke Singapura 8 tahun yang lalu?Apa kau lupa akan semuanya?”tanyaku,mengingatkannya akan apa yang pernah kami lakukan sebelumnya.

Mizuki’s Pov

“Lalu tidakkah kau ingat saat kita pergi ke Singapura 8 tahun yang lalu?Apa kau lupa akan semuanya?”

Bagaimana bisa,dia,mengungkit masalah 8 tahun lalu?Bagaimana bisa dia memanfaatkan hal seperti itu?

“Kau berubah banyak,Choi Siwon.”ucapku,kesal.

Flashback

8 tahun lalu

Aku dan namjachinguku memutuskan untuk melewatkan tahun baru di Singapura.Kedua sepupu Siwon,Choi Minho dan Choi Sooyoung,ikut pergi bersama kami karena orang tua Siwon sama sekali tidak tahu bahwa aku pergi bersama mereka jadi Siwon seperti pergi sendirian jika tanpa kedua sepupunya.

Awalnya,kami semua berniat untuk merayakan tahun baru di luar hotel setelah check in di siang hari setelah kami sampai.Tapi sayang sekali,malam ini hujan cukup deras sehingga aku memutuskan untuk tidak pergi keluar.Aku sudah berjanji pada Oppaku bahwa aku akan menjaga kesehatanku selama pergi jauh.

Sooyoung,teman sekamarku dan Minho memutuskan untuk tetap pergi keluar sementara namjachinguku memutuskan untuk menemaniku di hotel.Kami menunggu pergantian tahun sambil menikmati beberapa makanan ringan dan minuman bersoda yang kami beli di jalan.Bercanda bersama dan membahas hal-hal yang selama ini tidak pernah kami bahas bersama.Lalu pada akhirnya semakin sepi dan gelap keadaan di luar,kami semakin terbawa suasana.

“Saranghae,Zuki-ah.”bisik Siwon di telingaku sambil memegangi kedua pipiku dengan kedua tangannya yang besar.Lalu Siwon mencium pipiku dan beralih ke bibirku.Ciuman di bibir itu berlangsung cukup lama dan mesra.

“Saranghae,Zuki-ah.”bisiknya sekali lagi,dekat sekali dengan wajahku.

“Nado.”jawabku.

Lalu entah apa yang terjadi setelahnya,yang kutahu saat aku bangun keesokan harinya,aku berada di atas ranjang di kamar hotel yang harusnya kutempati bersama dengan Sooyoung malahan ditempati oleh namjachinguku.Kami benar-benar polos di atas ranjang dan tangan namjachinguku melingkar erat di pinggangku.Saat itulah aku baru sadar akan kebodohanku yang benar-benar bisa menyebabkan kekacauan besar.

*********

“Siwon,aku positif hamil.Lalu apa yang harus kita lakukan?”tanyaku kepada namjachinguku yang duduk di sebelahku sambil membaca sebuah buku yang cukup tebal.

“Kita gugurkan.”jawab Siwon dengan begitu santainya.Tidakkah ia tahu bagaimana perasaanku.”Aku akan menemanimu,kau tidak usah pergi sendiri.”

Perkataannya benar-benar membuatku kesal.Aku langsung berdiri dan berlari meninggalkan kelasku dan kelasnya.Aku terus berlari hingga ke lapangan basket dan duduk di salah satu bangku besi di sana dengan bodohnya.Bisa kulihat Minho masih berlatih basket dengan timnya padahal jam pulang kelasnya sudah lewat 2 jam yang lalu.

Aku menangis di sana.Menyalahkan diriku sendiri akan kebodohanku.Kebodohanku yang dengan mudahnya melakukan hal seperti itu tanpa hubungan yang cukup kuat.

Tiba-tiba,seseorang menyodorkan selembar sapu tangan putih bersulam bunga mawar merah di ujungnya kepadaku.Kutegakkan kepalaku ke atas dan di situlah Choi Siwon berada.Si pemilik sapu tangan yang kusulamkan bunga mawar kesukaanku.

“Uljimma…”Siwon berlutut di hadapanku dan menaruh kedua telapak tangannya di atas pahaku.”Mianhae….aku begitu kasar hingga menyinggungmu.Aku akan mengambil tanggung jawab.Kita akan bertunangan setelah lulus nanti tapi saat ini,aku mohon dengan sangat,gugurkan kandunganmu.”

End of Flashback

Lee Joon Gi’s Pov

Tidak ada orang di rumah.Aneh sekali.Kuputuskan saja untuk menghubungi ponsel istriku.

Menunggu lebih lama dari biasanya ketika aku menghubunginya.Aneh.

“Yoboseo?”ucapku pertama kali begitu tersambung.

“Yoboseo?Oppa?”

“Ne….apa Oppa mengganggu?”

“Ani….”

“Oppa ingin bertanya,apakah kau mengenal siapa itu keluarga Choi?”

Mizuki’s Pov

“Oppa ingin bertanya,apakah kau mengenal siapa itu keluarga Choi?”

Aku menengok ke arah Siwon yang masih tersenyum penuh arti kepadaku.Nama keluarganya Choi.Lalu apakah keluarga Choi yang dimaksud Oppa adalah keluarga Siwon?

“Mungkin……aku tidak yakin.Memangnya ada apa,Oppa?”

“Keluarga Choi adalah tamu Eomma untuk ulang tahun perusahaan.Kalau kau tidak kenal,tidak apa-apa.”

“Mianhae….aku tidak membantu.”jawabku dengan sedih.

“Gwenchana.Kalau begitu,Oppa sudahi dulu.”Lalu Oppa langsung memutus panggilan.

“Nugu?”

“Bukan urusanmu.”jawabku ketus kepada Siwon yang kurasa terlalu usil.

“Aku punya pertanyaan untukmu.”Siwon menatap langsung ke manik mataku dengan tatapan penasaran.Sangat penasaran.”Apakah kau mengenal perusahaan fashion Fantasion?”

“Ehm…..”Hanya itu jawaban Siwon.Menggantung.”Memangnya kenapa?Bukankah Fantasion akan ulang tahun sebentar lagi?”

DEG!!!

Keluarga Choi yang dimaksud Eomma adalah keluarga Siwon.Lalu apa yang harus kulakukan saat bertemu dengan keluarganya lagi nanti?Bagaimana ini?

Aku cepat-cepat bangkit berdiri dan berniat meninggalkan Siwon.Tapi tiba-tiba Siwon menarik pergelangan tanganku.Membuatku berhenti di tempat.Di sebelahnya.

“Apa kau ingin bertemu denganku hanya untuk menanyakan hal-hal tidak penting daritadi?Apa hanya itu yang kau inginkan?”tanya Siwon lirih.

Aku menghempaskan tangan Siwon yang mencengkram pergelangan tanganku dengan kasar.Sebenarnya banyak hal yang ingin kuungkapkan kepadanya di pertemuan terakhir ini.Tapi sepertinya pertemuan ini juga tidak akan pernah berakhir jika aku bertemu dengannya nanti.

“Jangan pernah datang ke pesta ulang tahun Fantasion.Anggap ini permintaan terakhirku,tuan Choi.”Lalu akupun pergi dan tidak melihat ke belakang lagi.

Choi Siwon’s Pov

“Kibum,aku ingin bertemu dengan Yuri malam ini juga.Kuharap semua data pemuda itu sudah lengkap!”

Aku memutus panggilanku sepihak lalu meninggalkan café tempatku bertemu dengan Mizuki.Rasanya aku benar-benar kesal sekali dengan kelakuan Mizuki.Apa salahku memangnya?

“Kuharap kita bertemu lagi,Zuki-ah.”gumamku lalu segera masuk ke dalam mobil.

To Be Continued

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s